BPBD Kepri Update Data Terbaru Bencana Longsor di Serasan, 47 Hilang ,11 Meninggal


BPBD Kepri Update Data Terbaru Bencana Longsor di Serasan, 47 Hilang ,11 Meninggal

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Riau, Muhammad Hasbi, Foto : Kwarta5/il
Kwarta5.com Natuna,- Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Riau merilis hasil pemantauan dan monitoring musibah longsor yang terjadi di Serasan, Natuna, Rabu (8/1/2023).

Update terbaru laporan tanah longsor di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna  menyebutkan 11 orang meninggal dunia, 47 orang dinyatakan hilang,  4 orang luka berat dan 4 orang lainnya kritis.

Tiga korban yang kritis dikirim ke Pontianak Via Bukit Raya, salah satu korban meninggal dunia saat di perjalanan dan 1 dikirim ke Ranai Via Indra Perkasa.

Sebelumnya diberitakan data korban tanah longsor yang meninggal di Serasan berjumlah 15 orang.

“Data yang meninggal itu bukan 15, tapi 11 orang. Pagi tadi 10 orang ditambah satu korban kritis meninggal saat dirujuk ke Kalimantan Barat via kapal Pelni. Jadi totalnya korban meninggal 11 orang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kepri, Muhammad Hasbi, Selasa (7/3/2023)

Hasbi menyebutkan data yang berkembang terkait 15 orang korban meninggal yang beredar itu belum terkonfirmasi secara valid. Setelah dilakukan verifikasi dan konfirmasi, akhirnya didapatkan 11 korban meninggal.

“Jadi mis informasi jumlah korban itu juga salah satu penyebabnya adalah putusnya jaringan komunikasi di lokasi bencana. Sehingga pembaruan informasi menjadi terlambat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan, Hardin Nafii saat dihubungi via telp menyebutkan masyarakat yang terdampak akibat bencana tanah longsor sebanyak 1.216 orang yang diungsikan di 4 titik.

Di pengungsian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebanyak 219 orang, pengungsian Puskesmas 215 orang, pengungsian Pelimpak dan Mesjid Alfurqon 500 orang dan pengungsian SMA 1 Serasan 282 orang. Sedangkan jumlah rumah yang tertimbun longsor sebanyak 27 rumah.

Tim Logistik BPBD Kepri dan Gabungan dari TNI dan POLRI serta Instansi lainnya telah berangkat menuju ke Serasan Natuna pada malam tgl 7 maret 2023 dengan menggunakan kapal Roro.

“Mudah-mudahan jika tidak ada kendala sudah sampai,”pungkasnya. 

Red/il

Lebih baru Lebih lama