BP Batam Beberkan Program Kerja Lahan, Pelabuhan dan Bandara.

Rc Eko Santoso Deputi III BP Batam.

Kwarta5.com Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam dihadapan puluhan awak media, Senin (12/6/2017) beberkan program kerja lahan, Pelabuhan dan Bandara Hang Nadim di ruang marketing bifza BP Batam.

Deputi Bidang III Pengusahaan Sarana dan Prasarana, RC Eko Santoso menjelaskan seluas 7.700 Ha lahan tidur yang ada di Batam telah diketahui data kepemilikannya.

Beralih kepada Izin Peralihan Hak (IPH), Eko menegaskan IPH lahan tidak akan keluar jika pembayaran faktur belum diselesaikan.

Disisi lain, untuk Pelabuhan Sekupang Eko membeberkan kepada media pada tanggal 15 juni 2017 gedung baru akan dioperasikan sebatas ruang tunggu di lantai satu.

" Pembangunannya kan belum sepenuhnya selesai, untuk itu demi kenyamanan ruang tunggu akan dioperasikan, apalagi sekarang menjelang mudik." Ujar Eko.

Menurut Eko, Pelabuhan Telaga Punggur dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan, dilihat dari segi letak dan design yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Mengarah ke Bandara Hang Nadim Batam, RC Eko Santoso mengungkapkan bahwa Bandara masih dalam tahap pengembangan. Sebanyak 448 juta dollar anggaran dikerahkan untuk perbaikan dan perluasan terminal satu dan pemvangunan terminal Cargo.

"Untuk pengembangan itu kita mengundang industri yang mempekerjakan karyawan dengan upah diatas UMR." pungkas Eko.

Eko menuturkan sebanyak lima pihak dari luar menyatakan ketertarikannya dalam pengembangan bandara tersebut, yakni Incheon Airport Korea, GMR Airport, GVK, Vinci, Mitsui Jepang dan PT Angkasa Pura 2. (Sy)
Powered by Blogger.