Ini Pesan Wakil Bupati Natuna Kepada 47 Orang Peserta Yang Mengikuti Jurnalis Maritim Berwawasan Kebangsaan Untuk Kemajuan Daerah



Ini Pesan Wakil Bupati Natuna Kepada 47 Orang Peserta Yang Mengikuti Jurnalis Maritim Berwawasan Kebangsaan Untuk Kemajuan Daerah


Kwarta5.com Natuna,- Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip UPN "Veteran" Yogyakarta. Sebagai salah satu lembaga penguji Kompetensi Wartawan yang di dukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia untuk membantu meningkatkan kualitas wartawan yang berada di perbatasan, khusunya di Kepulauan Riau (Kepri), melaksanakan kegiatan in house training Jurnalis Maritim Berwawasan Kebangsaan,  selama dua (2) hari, dari tanggal 27-28 bulan 9 tahun 2021. Dengan mengunakan Video Conference (Vicon) di rumah atau di kantor masing- masing dimasa pandemi covid-19. Senin 27/9/2021. Pukul 8.00. Pagi.

Sebanyak 47 orang peserta, yang tergabung di Zona tiga (3) dari Kabupaten Anambas dan Kabupaten Natuna. Harus mengikuti susunan acara pelatihan Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan, selama acara berlangsung seluruh peserta harus tepat waktu untuk menghadiri Vicon agar tidak ketinggalan beberapa materi-materi yang akan di sampaikan oleh Moderator nantinya.

Pada kesempatan itu Bupati Natuna Wan Siswandi, yang di wakil oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, menjelaskan peran Jurnalis sangat penting salah satunya untuk memantu memajukan daerah dengan cara menginformasikan kepada publik dengan sajian-sajian karya tulis yang bersifat fakta untuk mencerdaskan masyarakat yang membaca dan bersifat positif untuk kemajuan daerah, ini merupakan tugas yang sangat mulia yang harus tetap jalankan oleh Jurnalis.

Kabupaten Natuna merupakan wilayah yang paling strategis terutama tentang Kemaritiman yang memiliki potensi penghasil Ikan yang cukup besar untuk mendongkrak perekonomi masyarakat setempat, tetapi masih banyaknya terjadi penangkapan kapal asing yang melakukan Ilegal Fishing untuk mencuri ikan di Perairan Laut Natuna Utara, karena berdasarkan undang-undang nomor 25 tahun 2014 tentang pemerintah daerah atau kabupaten tidak memiliki kewenangan tentang kelautan.

"Tetapi Pemerintah Daerah tetap akan terus berjuang untuk mengurus tentang potensi kemaritiman kerena mengingat masih memiliki kewenangan dalam bentuk pemanfaatan dan kekayaannya potensi ikan serta yang lainya yang berada di Laut Natuna Utara.,"Papar Rodhial Huda.

“Negara tetangga tidak membodohi kita, hanya saja mereka memanfaatkan kebodohan kita akan pengetahuan untuk mengelola laut, apalagi dimasa ini banyak dari perguruan hanya memberikan pemahaman akan darat saja sedangkan untuk laut sangat sedikit. Kita membutuhkan pengetahuan dan teknologi yang mempuni dan memadai yang sampai hari ini sangat minim kita miliki.," Ungkap Rodhial Huda.

"Maka dari itu perlu adanya perhatian yang serius dari pemerintah pusat untuk mengelola potensi di Laut Natuna dan terus di pantau kapal kapal dari Negara Tentangan yang mengklaim atau melanggar hukum agar dapat di Minimalisir supaya tidak ada lagi Illegal Fishing di Laut Natuna Utara, dari segi maritim Kabupaten Natuna juga sangat kaya dengan hasil ikan yang cukup besar oleh karena itu pemerintah Indonesia sesegera mungkin mengekplorasi jika ke depan tidak ingin lagi terus-terusan di curi oleh Negara yang memiliki teknologi yang jauh lebih maju untuk datang ke perairan Laut Natuna dengan maksud dan tujuan yang tertentu.,"Terang Rodhial Huda.

Di akhir acara Wakil Bupati Natuna menerima cenderamata dari Panitia Zona 3 Kabupaten Natuna dan Anambas Rianto, yang mewakili Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip UPN "Veteran" Yogyakarta untuk di serahkan, dengan menerapkan protokol kesehatan salah satunya memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

(Ilham)

Lebih baru Lebih lama