Tiga Kawanan Pencuri di Atas Kapal Tanker Berhasil di Bekuk Tim Jantarasla WFQR IV Tanjungpinang


Tiga Kawanan Pencuri di Atas Kapal Tanker Berhasil di Bekuk Tim Jantarasla WFQR IV Tanjungpinang

Kwarta5.com Batam - Unit I Kejahatan dan Kekerasa Laut (Jatanrasla) Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, berhasil mengamankan 3 orang pelaku pencurian di atas kapal Tanker MT. Lautan 2 berbobot 200 GT yang sedang berlabuh di Perairan Patam Lestari, Batam, Rabu, (10/1/2018).

Kejadian tersebut diketahui security yang sedang melakukan ronda diatas kapal. Melihat kejadian itu penjaga langsung melaporkankannya ke Unit I Jatanrasla WFQR Lantamal IV.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama,  Unit I Jatanrasla WFQR Lantamal IV bersama Lanal Batam, lalu berhasil mengamankan dua dari tiga pelaku tersebut, karena saat proses penangkapan, salah seorang dari pelaku berhasil meloloskan diri dengan cara melompat ke laut.

Kedua pelaku serta sarana yang digunakan beraksi berupa perahu, saat ini juga telah diamankan di Pos Pengamat Angkatan Laut (Posmat) Jodoh, Lanal Batam.

Dari hasil pengembangan, diketahui kedua pelaku mengaku berinisial ZI dan JP. Sedangkan pelaku yang berhasil melarikan diri adalah berinisal JM yang juga berdomisili di Batam.

Kemudian untuk mengetahui keberadaan pelaku berinisial JM, Unit I Jatanrasla WFQR Lantamal IV bekerja sama dengan Detasemen Intelijen Armada RI Kawasan Barat (Denintel Armabar), langsung melakukan trace handphone milik pelaku, dan tak lama menunggu, JM berhasil ditemukan di tempat persembunyiannya.

Tak menunggu lama, JM akhirnya berhasil diamankan dirumahnya di Perum Permata Laguna Blok A No.30 Kelurahan Tanjung Uncang Batam.

Selanjutnya JM dibawa menuju Pangkalan Angkatan Laut Batam, guna proses lebih lanjut akan diserahkan kepada Penyidik Satuan Polisi Air (Satpolair) Polresta Barelang yang ada di Batuampar Batam.

Adapun barang bukti hasil curian yang ditemukan antara lain yakni berupa kabel listrik 2 gulung, TOA (pengeras suara) 1 unit, Kompor gas merka Rinnai 1 unit, Pipa AC 3 batang, Pipa hidrolik kapal 3 buah, Valve air laut 1 unit, Kotak brankas kayu 1 buah, Pipa cargo pump 2 buah, Keranjang ikan 1 buah, Tali  carmantle 1 gulung, alat gas detector 1 unit, Power suplay 1 unit dan 1 unit Komponen listrik.

Setelah itu,  Tim Lanal Batam dan WFQR melakukan kroscek ke kapal, dan diketahui kapal Tanker tersebut adalah milik salah seorang pengusaha Batam bernama Abob.

(Rls)

Lebih baru Lebih lama