Wan Siswandi Bersama Rodhial Huda Agendakan Jumpa Sejumlah Menteri Di Jakarta Untuk Memaparkan Kondisi Wilayah Natuna



Wan Siswandi Bersama Rodhial Huda Agendakan Jumpa Sejumlah Menteri Di Jakarta Untuk Memaparkan Kondisi Wilayah Natuna


Kwarta5.com Natuna,- Wilayah Geografi Kabupaten Natuna yang bersebelahan dengan beberapa Negara tetangga salah satunya Negara China, membuat pemerintah pusat akan menjadikan laut Sakti Rantau Bertuah atau yang sering di dengar perairan Laut Natuna Utara (LNU), sebagai wilayah pertahanan di ujung Utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bahkan pemerintah pusat juga tidak tangung-tangung akan menguncurkan anggaran belasan Triliun untuk menjaga Kabupaten Natuna dan keamanan masyarakat setempat dan untuk mendongkrak perekonomian. Kamis (2/12/2021)

Bupati Natuna Wan Siswandi, mengatakan keberangkatannya ke Jakarta bersama Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat yang selama ini sangat peduli terhadap Kabupaten Natuna dari segi sektor Insfaktruktur, pembagunan, bantuan untuk masyarakat dan lain lainya, tentu saja tidak akan disia-siakan oleh pemerintah daerah Natuna untuk menjumpai sejumlah menteri. Serta menyambut baik rencana pemerintah pusat yang akan menjadikan Natuna sebagai wilayah pertahanan.

"Dan ini juga tidak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo untuk memajukan Kabupaten Natuna ,bukan saja untuk merencanakan sebagai wilayah pertahanan, tapi juga akan mempercepat pembangunan di sektor pariwisata, migas, lingkungan hidup dan juga sektor perikanan.,"Papar  Wan Siswandi.

"Pertahanan akan kuat kalau ekonomi masyarakat juga meningkat dan sejahtera. Untuk itu melalui pembangunan sektor pariwisata dan perikanan yang juga mendapat support dari pemerintah pusat harus kita dukung dan sambut dengan baik.,"Ungkap Wan Siswandi.

Masih Bupati Natuna juga mengatakan untuk berbicara tentang pertahanan bukan saja memperbanyak personil prajurit TNI dan Polri serta kelengkapan persenjataan saja, namun juga harus menguatkan sektor ekonomi masyarakat Natuna, termasuk pembangunan infrastruktur dasar harus juga di penuhi.

"Untuk itu kami menjumpai sejumlah menteri terkait untuk memberi gambaran kondisi Natuna, baik persediaan air bersih, listrik maupun kondisi jalan yang ada di Natuna," terangnya.

Wan Sisiwandi dan Rodhial Hida juga berharap dan meminta kepada masyarakat Natuna agar dapat menyiapkan diri atas wacana pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan di Natuna.

"Kita ambil kesempatan ini sebaik baiknya untuk pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Natuna.,"Ujar Wan Siswandi. (Ilham)

Lebih baru Lebih lama