Sekolah Berbasis Agama Semakin Diminati Masyarakat, Pendaftaran Di MTS Aqidatunnajin Pun Meningkat

Kwarta5.com Lingga - Seiring dengan tuntutan zaman, pendidikan diharapkan mampu menjadi 'senjata' yang dapat memberikan solusi di tengah tantangan dari berbagai aspek kehidupan.
Menurut Armain S.Pd.I Kepala MTs Aqidatunnajin, Setiap lembaga pendidikan  terlebih Madrasah harus mampu berkompetisi, namun tidak melupakan 'kodratnya' sebagai lembaga pendidikan yang sarat dengan ruh (semangat) spritualnya.

"Kalau bahasa Al-Qur'annya Fastabiqul khairaat, berlomba-lomba dalam kebaikan", kata pria yang berusia 38 tahun itu.
Kita tetap berdinamisasi namun  tidak melupakan misi suci", Ungkapnya Jua'mt (19/6/2020)

Kemudian Armain mengharapkan, Madrasah harus mampu mematahkan image lama di masyarakat, bahwa Madrasah itu sekolah sekolah tempat buangan.

"Kalau dulu orang mengidentikkan Madrasah itu tempat anak-anak pindahan yang bermasalah atau sekolah lain atau penampung siswa sisa dari sekolah lain ketika sudah penuh", tuturnya.

Secara perlahan, Armain mengaku mencoba memperbaiki anggapan-anggapan itu. Ia menjelaskan, hal yang pertama dan utama yang harus dilakukan olehnya adalah memperbaiki kualitas guru-gurunya,  guru-guru dituntut terus semangat menjadi guru pembelajar. Kemudian yang kedua  kesejahteraan guru,  karena di sekolahnya mayoritas guru-guru honorer maka untuk menuntut mereka agak dapat berbuat lebih, maka  kesejahteraan guru-guru honorernya tidak luput dari perhatiannya dari masa ke masa.

Armain juga mengakui, dengan fasilitas sekolah yang masih terbatas, hal itu tidak berarti guru-guru tidak bisa berbuat lebih baik dalam memberikan pelayanan pembelajaran dan pendidikan yang baik untuk anak didik.

Sejak penerimaan gelombang I pada tanggal 6 Mei lalu dan sampai hari ini, hari ke-4 untuk gelombang ke II total sudah sebanyak 66 formulir online yang sudah masuk.

"Untuk daftar ulang gelombang pertama sudah selesai semua tadi sebanyak 29 orang, sedangkan untuk daftar ulang gelombang kedua insya Allah mulai tgl 29 Juni, setelah orang tua mengikuti wawancara tertulis online", jelas Armain.

Atas keterangan Armain, jumlah pendaftar di MTs Aqidatunnajin tahun ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Dari penjelasannya, pada tahun yang lalu hanya berjumlah 56 orang

Iwan
Powered by Blogger.