Diduga Barang Bekas Leluasa Masuk di Bintan Melalui Pelabuhan Tikus, Tak Ter Cium Aparat

Kwarta5.com Bintan - Barang-barang dari Malaysia dan Singapore banyak beredar di Provinsi Kepulauan Riau,di duga barang -barang ini masuk dari pelabuhan tikus yang berada di Tg.Uban Bintan karena kurangnya pengawasan dari pihak terkait sehingga pengusaha dengan leluasa memasukan barang luar negeri ini ke negara RI khusus nya Provinsi Kepri.

Dengan mengunakan kapal/pompong mereka mengangkut barang-barang yg di duga tidak dilengkapi dokumen/PIB dari Batam menuju Tg.Uban,kemudian mereka bongkar di pelabuhan yang telah mereka siapkan,barang-barang yang di duga ilegal itu di angkut mengunakan lori box ke luar bahkan sampai ke Kota Tanjungpinang.

Pihak penegak hukum BC terkesan membiarkan barang -barang ini masuk dengan leluasa 'ada apa gerangan"?
Salah satu masyarakat di Tg.Uban yang namanya tidak mau di publikasikan mengatakan kepada awak media ini, di Jalan Pare Renge Kec. Bintan Utara, Tg.Uban sering terjadi pembongkaran barang -barang, kadang tengah malam sy tak tau barang apa yang di bongkar mereka, tuturnya.

Menanggapi hal ini ketua LSM GEMPITA Prov Kepri meminta pihak aparat terkait menindak para pengusaha-pengusaha ilegal ini dan usut sampai tuntas'karena ini sudah merugikan daerah dan negara 'tutur nya kepada awak media ini sebuah kedai kopi seputaran bincen



laporan : Tim
Powered by Blogger.