Diduga Bermain Money Politik, Caleg Partai Golkar " S" Dapil II Lingga di Laporkan Warga Ke Bawaslu

Kwarta5.com Lingga - Perhelatan pesta demokrasi pemilihan umum sudah dilaksanakan sejak 17 April 2019, moto Komisi Pemilihan Umum (KPU) "Pemilih berdaulat Negara Kuat" Tetapi dicoreng oleh salah satu oknum calon legislatif di satu partai dapil Lingga II

Pelaporan Politik Uang yang dikenal dengan istilah kerenya "Mony Politik" kian terjadi meskipun pihak Bawanslu sudah mengingatkan bagi partai maupun oknum peserta pemilu Caleg tidak melakukan pelanggaran pemilu yang akan terjerat hukum pidana

Laporan salah seorang warga desa Batu belobang berinisial "Y" kecamatan Bakung Serumpun kepada Panwas Desa/Kelurahan (PPD) yang dibuktikan dengan jejak digital berupa rekaman pelapor bahwasanya ia di tawarkan uang sejumlah empat ratus ribu rupiah untuk memilih Caleg berinisial "S" dari partai "G" kepadanya

Saya ditawarkan uang untuk memilih Caleg tersebut melaui oknum yang diduga salah satu anggota PPS Desa Batu Belobang "Uang pemberianya tidak saya pakai karna saya takut Menyalahi Aturan yang ada" ucapnya pada rekaman tersebut

Sebagai barang bukti uang sejumlah empat ratus ribu rupiah disaksikan oleh ibu dari pelapor, sampai berita ini dinaikkan panwas desa sudah melaporkan temuan ini ke Panwascam di senayang untuk di tindak lanjuti,

Caleg dari Dapil II Kabupaten Lingga Mustazar, S.Ag (Nasdem) dan Mukhsin (PKS) hari ini melaporkan secara langsung ke Bawanslu Kabupaten Lingga, di daik Lingga, selasa (23/04/2019)

Laporan keduanya berupa Mony Politik yang yang dilakukan oleh Caleg "S" dari partai "G" yang ditemui dari desa Batu belobang sebelumnya dan Desa Baran, berupa bukti yang outentik berupa rekaman jejak digital dan saksi yang siap dihadirkan

Dari laporan tersebut diharapkan Bawanslu Kabupaten Lingga dapat menindak tegas para oknum yang nakal berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku sesuai dengan UU No 7 tahun 2017 Tentang Pemilu.

(Iwan)
Powered by Blogger.