Ikuti Kegiatan PKKMB Mahasiswa Maba Unrika Kecewa

Kwarta5.com Batam - Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kepulauan Riau yang diselenggarakan selama 3 hari  berlangsung dengan rasa kekecewaan.

Pasalnya, para mahasiswa baru (maba) yang sedang mengikuti PKKMB tidak memperoleh jatah makan siang dari pihak Universitas, sedangkan mereka sudah melakukan pembayaran uang pendaftaran masuk kuliah dengan biaya yang tidak sedikit.

Biaya pendaftaran yang dibayarkan oleh maba salah satunya bertujuan untuk kegiatan ospek, namun PKKMB yang dirasakan oleh maba tidak seperti yang mereka bayangkan. Selama 2 hari para maba terpaksa menahan rasa laparnya.

Disaat semua fakultas lain hanya bisa diam dan pasrah dengan apa yang telah dilakukan oleh pihak universitas, Fakultas Hukum Unrika dengan keras memprotes dan memperjuangkan hak mereka beserta ratusan mahasiswa lain yang tidak mendapat jatah makan.

"Berikan kami makan siang, itu hak kami, kami sudah bayar mahal,"teriak salah satu mahasiswa saat melakukan orasi di depan kantor Rektor Unrika.

Orasi itu dikatakan Donald Mangatas Toga Torop salah satu senior Fakultas Hukum Unrika mereka lakukan karena pihak universitas selalu memberikan janji-janji semu. Dikatakannya sebelumnya pihak universitas berjanji akan memberikan makan siang maba pada hari Sabtu dan Minggu saat mereka melakukan rapat dengan para panitia universitas bersama dengan Rakil Rektor 3, namun usai rapat mereka malah diberikan pilihan untuk mendapatkan makan siang di hari Sabtu atau Minggu aja.

"Kita meminta agar pihak universitas memberikan hak para maba, masa mereka memberikan pilihan para maba mendapat makan siang hari Sabtu atau Minggu saja. Kalau mereka pilih hari Sabtu, berarti hari Minggu tidak dapat lagi, itukan sudah tidak beres lagi,"ungkap Donald dengan rasa kecewa.

Setelah melakukan orasi sekitar setengah jam an, akhirnya Warno Wakil Rektor 3 yang membidangi kemahasiswaan pun keluar dari ruangannya dengan wajah pucat. Warno tidak banyak berkata apa-apa saat para mahasiswa yang berorasi di depan kantornya menanyakan perihal uang yang mereka bayarkan.

Tarno hanya berjanji akan menyampaikan tuntutan para mahasiswa fakultas hukum ke Rektor 1 untuk menindaklanjutinya.

"Kami minta universitas minta maaf kepada seluruh mahasiswa Unrika atas makan siang yang tidak diberikan, kami juga meminta universitas transparan soal keuangan kampus ini, kami tunggu kabar baiknya paling lama hari Senin,"ungkap Donald.

Dia juga mengatakan akan kembali melakukan aksi kalau sampai hari Senin permintaan mereka tidak ditanggapi universitas.

"Sekarang ini, baru Fakultas Hukum yang turun, tidak menutup kemungkinan Fakultas lain juga akan melakukan hal yang sama,"tutup donald.

(Cn/Mun)
Powered by Blogger.