LSM BKPPD Demo Kantor DPRD Batam Minta Gelper Ditutup



LSM BKPPD Demo Kantor DPRD Batam Minta Gelper Ditutup


Kwarta5.com Batam - Lembaga Swadaya Masyarakat LSM BKPPPD Kepri melakukan aksi demo di halaman gedung DPRD Batam, Senin (13/3/2017).

Aksi demo yang dipimpin Edi Susilo, ketua LSM BKPPPD Kepri meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD memberikan penjelasan terkait izin Gelper yang berkedok perjudian dan menutup operasi gelper karena dinilai merusak moral masyarakat.

"Kami minta kepada  Dewan agar memberikan penjelasan kepada kami terkait izin operasi gelper yang menjadi tempat perjudian dan segera menghentikan gelper," ungkap Edi.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Musofa menjelaskan bahwa. Izin Gelper dikeluarkan pada tahun 2003 lalu, namun bukan ijin perjudian.
"Izin gelper itu dikeluarkan pada tahun 2003 lalu dan itu bukan izin perjudian. Kita kan tahu kalau gelper itu adalah gelanggang permainan untuk anak anak dan jam operasinya pun dari jam sepuluh siang sampai jam sepuluh malam," ungkapnya.

Musofa menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan Sidak pada akhir tahun 2016 lalu. Dan enam dari tempat beroperasinya gelper ada empat yang terindikasi perjudian.

"Kami telah melakukan sisak pada akhir tahun lalu. Ada enam tempat yang kami Sidak dan dari yang enam itu ada empat yang terindikasi perjudian. Ini akan kami tindak lanjuti menunggu sharing dulu dengan BPMPTSP," imbuhnya.

Musofa juga mengajak para aksi demo  untuk ikut terjun pada sidak yang akan diadakan secepatnya.
"Kami akan mengundang bapak ibu untuk ikut terjun melakukan sidak yang akan diadakan secepatnya. Dan tempat yang terindikasi perjudian nantinya akan kita cabut izin operasinya," tutupnya.(Sy)
Lebih baru Lebih lama