Tim Densus Anti Teror dari Mabes Polri Tangkap Satu Orang Terduga Teroris di Batam



Kwarta5.com Batam - Hasil pencarian oleh Tim Densus Anti Teror dari Mabes Polri bekerja dengan Tim Gegana Polda Kepri,  Seorang terduga teroris anisial HA alias H jaringan Khatibah Gonggong Rebus (KGR) berhasil ditangkap di rumahnya yakni di Blok N No.3 RT 03/RW 008 Perumahan Bahagia Kelurahan Sei Lekop, Sagulung, Batam, Kepri, Rabu (21/12/2016) sore pada pukul 16:15 Wib.

Dengan itu, Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian,MH, saat ekspos hasil penangkapan terduga teroris di Mapolda Kepri, Rabu (21/12/2016) malam, Menghimbau kepada seluruh masyarakat  di Kepri untuk mewaspadai orang-orang yang tidak dikenal di tempatnya masing-masing, dan mengakatifkan kembali pos-pos penjagaan seperti Pos Kamling dilingkungan tempat tinggalnya masing-masing dan laporkan jia ada kegiatan yang mencurigakan.

" Untuk meningkatkan keamanan, mari waspadai orang asing atau orang yang tidak dikenal dilingkungan tempat tinggal masing-masing, Aktifkan kembali Siskamling dan bagi orang asing yang ada dilingkungannya, wajib lapor 1x24 jam, serta laporkan segala kegiatan orang asing yang mencurigakan. Dan bukan bagi orang asing saja, jika ada kegiatan yang mencurigakan segera laporkan, " kata Kapolda berpesan.

Diduga selain mahir membuat senjata panah, terduga teroris jaringan KGR, HA alias H (28) yang telah ditangkap oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Blok N Nomor 3, RT03/RW 008, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Batam, Kepri,  pukul 16.15 Wib, juga ikut mengelola bisnis biro perjalanan, Rafiqa Travel milik istri Bahrun Naim, yaitu Rafika Hanum, demikian kata Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian,Mh

" Selama berada di Batam, Bahrun Naim menyembunyikan terduga teroris, membuat panah dan Bahrun Naim memfasilitasinya dengan ikut mengelola biro perjalanan 'Rafiqa Travel' milik istrinya Bahrun Naim, yaitu Rafika Hanum alias Abu Aisyah." kata Kapolda.

Selain itu Kapolda Kepri juga menyebutkan, Bahwa terduga tersebut juga pernah terlibat dengan jaringan terorisme ISIS di Indonesia pada tahun 2015 lalu di Sungai Ladi Batam.

" Terduga juga pernah mengikuti Baiat pada ISIS, bersama-sama anggota kelompok KGR di Sungai Ladi, Batam, pada Bulan Agustus dan September 2015 lalu. Kemudian terduga memiliki peran merekrut orang yang akan bergabung dalam kelompok KGR," ucap Kapolda lagi.

Tambah Irjen Pol  Sam Budigusdian mengatakan, Tertangkapnya HA alias H terduga teroris tersebut di Batam, adalah hasil pengembangan dari data yang di miliki oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. [ Cw, Ag]

Powered by Blogger.