Diduga Berbau Unsur Judi, Game CG Game Zone dan Gelper Top Tembesi Kembali Beroperasi


Diduga Berbau Unsur Judi, Game CG Game Zone dan Gelper Top Tembesi Kembali Beroperasi

Kwarta5.com Batam,- Gelanggang permainan anak-anak (Gelper) yang diduga berbau unsur judi, Game CG Game Zone dan Gelper Top Tembesi kembali beroperasi. Padahal, belum lama ini penggerebekan besar-besaran dilakukan oleh Mabes Polri terhadap sejumlah lokasi perjudian berkedok gelper di Kota Batam.

Kembalinya dua lokasi tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Pasalnya, aktivitas di dalam lokasi tersebut dinilai sudah tidak lagi sekadar permainan ketangkasan biasa, melainkan diduga mengarah pada praktik perjudian.

Menurut informasi warga yang berada di wilayah Pasar Cahaya Garden, Gelper CG Game Zone tersebut beroperasi hampir 24 jam penuh.

"Kami melihat bahwa Gelper itu, hampir beroperasi 24 jam dan tidak ada pengawasan dari aparat penegak hukum," kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Kamis (5/11/2026).

Warga tersebut mengaku resah karena aktivitas yang berlangsung hingga dini hari itu sangat mengganggu ketertiban lingkungan sekitar.

"Kami juga melihat bahwa Gelper itu, ada unsur-unsur judi. Bukan lagi main-main anak-anak, tapi sudah ada yang tukar poin jadi uang," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan warga di sekitar kawasan Top 100 Tembesi. Gelper yang dikenal dengan nama Alexis / Alexsis itu juga dilaporkan sudah kembali buka dan ramai dikunjungi, terutama pada malam hari.

Padahal beberapa waktu lalu, Bareskrim Polri bersama Polda Kepri dan Polresta Barelang telah melakukan penindakan terhadap dugaan perjudian jenis kasino di kawasan Nagoya, Batam. Dalam operasi tersebut, sebanyak 197 orang diamankan.

Pasca penindakan itu, sejumlah gelper di Batam sempat tutup sementara. Namun kini, satu per satu mulai beroperasi kembali.

Warga berharap aparat penegak hukum tidak tutup mata dan segera melakukan pengawasan serta penindakan tegas jika terbukti ada unsur perjudian di dalam kedua lokasi tersebut.

"Kami minta aparat turun lagi. Jangan sampai Batam ini jadi sarang judi berkedok game anak-anak," tegas warga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola CG Game Zone dan Gelper Top Tembesi belum berhasil dikonfirmasi. Pihak Polresta Barelang dan Polda Kepri juga belum memberikan keterangan resmi terkait kembalinya aktivitas kedua lokasi tersebut.

R

Lebih baru Lebih lama