Mahasiswa UNP Selesaikan Riset Perhutanan Sosial di Sijunjung, Integrasikan Kearifan Lokal dan GIS


Mahasiswa UNP Selesaikan Riset Perhutanan Sosial di Sijunjung, Integrasikan Kearifan Lokal dan GIS

Kwarta5.com Sijunjung,- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Negeri Padang (UNP) menuntaskan penelitian di Hutan Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung.

Penelitian berjudul "Penguatan Perhutanan Sosial Melalui Pendekatan Sosial Ekologis untuk Mendukung Estimasi Cadangan Karbon Berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS)"menghasilkan rekomendasi strategis bagi pengelolaan hutan nagari yang berkelanjutan.

Riset ini menggabungkan tiga pendekatan. Tim melakukan wawancara dengan Wali Nagari, LPHN, KPHL, Dinas Kehutanan, KKI Warsi, tokoh adat dan masyarakat. Lalu menyebar kuesioner untuk mengukur persepsi warga. Di sisi ekologis, tim melakukan pengukuran vegetasi, diameter dan tinggi pohon, serta pengambilan titik koordinat dengan GPS. Seluruh data diolah dengan GIS untuk memetakan tutupan lahan dan menghitung estimasi cadangan karbon.

Ketua Tim PKM-RSH UNP, Fhazle Maulla Haqani, mengatakan riset ini tidak dimaksudkan berhenti di laporan akademik. 

"Kami ingin hasilnya menjadi dasar penguatan pengelolaan perhutanan sosial di Nagari Tanjung Bonai Aur melalui paduan aspek sosial, ekologis, dan pemanfaatan GIS," ujarnya.

Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Hendra Basri, A.Md. NL.P., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa. 

"Mahasiswa tidak hanya mengambil data, tapi juga berinteraksi dan menawarkan solusi. Semoga jadi referensi kebijakan nagari," katanya.

Ketua LPHN Tanjung Bonai Aur menambahkan, aturan adat yang selama ini menjaga hutan kini diperkuat data ilmiah. 

"Kami berharap hasil ini memperkuat posisi Hutan Nagari sebagai contoh pengelolaan perhutanan sosial yang berhasil," ujarnya.

Sumber: 

Karya Ilmiah Alfirdausy

Mahasiswa Universitas Negeri Padang


Lebih baru Lebih lama