Mulai Tanggal 28 Maret ,Kapal Ferry Yang Keluar Masuk Lingga Akan Di Berhentikan Selama 14 Hari

Mulai Tanggal 28 Maret ,Kapal Ferry Yang Keluar Masuk Lingga Akan Di Berhentikan Selama 14 Hari

Kwarta5.com Lingga - Pemkab Lingga dan Instansi terkait sepakat bahwa pemberhentian sementara seluruh kapal feri yang keluar masuk di kabupaten lingga di berhentikan sementara, selama 14 hari, terhitung mulai sejak (28/3/2020).

Hal kesepakatan tersebut, tercapai saat rapat koordinasi lanjutan gugus tugas percepatan penangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lingga, Selasa (24/3/2020) Malam.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Lingga Alias Wello S.ip M.tr. I.P mengatakan bahwa tadi, Kami sudah menggelar rapat dengan pihak operator kapal, dan sudah dapat kesepakatan dengan mereka bahwa insya Allah, pada tanggal 28 Maret ini kita akan menghentikan semua operasional Fery-Fery dari kab lingga keluar wilayah kab. Lingga (Pinang dan Batam) maupun sebaliknya, dalam jangka waktu 2 (dua) Minggu" ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, Pihak operator kapal tidak keberatan dengan catatan setelah 2 Minggu di evaluasi kembali,
mengapa dipilih tanggal 28 Maret, karena ada pendapat, bahwa kita tidak boleh mengambil langkah drastis tanpa berkoordinasi dengan forkopimda kita, karena ini menyangkut kepentingan banyak orang, kepentingan ekonomi dan kepentingan lainnya.

"Rapat ini kami juga mengundang para camat supaya ini dapat menyampaikan kepada aparatur diwilayah baik lurah maupun desa-desa, jadi selama 14 hari kita terus akan evaluasi dan koordinasi"Katanya.

Dan kami juga membahas pengecualian hanya berlaku untuk angkutan barang, kita melakukan penyetopan terhadap penumpang, termasuk kapal Roro, dibatasi tidak boleh mengangkut penumpang selain barang.

Untuk angkutan dara, tadi juga ada pemikiran untuk dilakukan penyetopan, namun ada pertimbangan lain, karena dua operator yaitu Perintis sudah menjadi kebijakan pusat, subsidi dari pusat dan kementrian, jadi kita tidak bisa mengambil langkah sepihak,

Sedangkan wings merupakan penerbangan regular, pemerintah daerah hanya memberikan subsidi, jadi artinya bukan otoritas sepenuhnya dari pemerintah daerah, jadi kalau kita melakukan langkah sepihak, ini untuk jangka panjang bisa saja mereka mengambil langkah sepihak untuk penutupan total, itu yang kita khawatirkan, karena kontraknya seperti itu, kemudian untuk pembiayaannya kita sudah selesaikan sebelum penerbangan itu dilaksanakan, intinya untuk transportasi udara masih dalam pengecualian, (belum ada langkah penyetopan).

hal-hal yang perlu diantisipasi bersama apalagi ini momen mendekati bulan puasa dan Ramadan, sembahyang kubur, masa liburan, dipastikan anak-anak kita ini akan kembali ke kampung halaman, ini juga harus kita antisipasi, perlu kita pikirkan bersama-sama langkah ini , silakan menyampaikan hal-hal yang berkenan dengan kebijakan ini, (penyetopan kapal).

"Saya juga ingin memastikan perdagangan dan industri tetap berjalan, dan kepastian ketersediaan sembako itu tersedia dan tercukupi dengan baik" ujar Alias Wello.

Dalam kesempatan tersebut juga Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang S.ik M.si menyapaikan bahwa
dari Pihak Kepolisian meyambut baik, karena untuk mengurangi dampak virus Corona,

Beberapa hal yang perlu diantisipasi dan kita fikirkan, terkait sembahyang kubur yang akan dimulai dari tanggal 29 Maret, Antisipasi apa dari kita, jika nanti tanggal 24 Maret  s.d 27 Maret ini kita sosialisasi ini otomatis yang akan pulang sembahyang kubur akan pulang lebih awal berarti kita fokus dan All Out, harus siap untuk, thermal gun, disinfektan, mengurangi dampak gejala virus ini.

Nanti dalam sosialisasi dilibatkan semua pihak, agar tidak menimbulkan gejolak, semua harus bisa menerima, ini wabah sudah internasional jangan mau tunggu ada korban baru kita takut semua

"Daari  pihak kepolisan, TNI dan Pol PP, tadi malam kita sudah gerak, kita membubarkan kerumunan-kerumunan masa, masih ada juga warga kita yang hobi ngumpul, malam ini juga ada yang melaksanakan pesta nikah, tim sudah turun dan memberikan batas waktu" ujarnya.

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Lingga H. Alias Wello, S.ip M.tr I.P, Ketua DPRD Kab. Lingga Ahmad Nashirudin, Wakil Bupati Muhammad Nizar, S.sos, Sekretaris Daerah Drs. Juramadi Esram, Asisten I Rusli Ismail, Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang S.ik M.si, Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Zulfahmi, SE M.tr Hanla, Danramil Dabo Singkep diwakili Babinsa Kelurahan Dabo Serka Zulkifli, Kabag OPS Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro, Kadishub Lingga Selamat, Kaban Kesbangpol Lingga Armia, S.pd, Kadinkes Lingga Drs. Syamsudi, Dirut RSUD Dabo Dr. Bukit Tuarantayo Gultom, Ketua IDI Kab. Lingga Dr. Indra, Kasatpol PP dan Damkar diwakili Kasi Ops Satpol PP Abdul Manaf, Kabag Humas Pemkab Lingga Jumadi, Kasubag Humas Pemkab Lingga Fikrizal, Ketua PSMTI Kab. Lingga Toni Karyadi, ParaCamat Se-Kabupaten Lingga.


(Iwan)

Lebih baru Lebih lama